Apa Manfaat Kolagen Bagi Tubuh?

Kolagen, Anda mungkin pernah mendengarnya beberapa kali, khususnya pada produk-produk kecantikan. Tapi tahukah Anda apa sebenarnya kolagen ini? Kolagen merupakan salah satu jenis protein penyusun tubuh. Kadarnya cukup tinggi, yakni sekitar 30% dari keseluruhan protein yang ada di dalam tubuh. Jenis protein ini lebih banyak dijumpai pada tulang, kulit dan jaringan ikat. Meski demikian, manfaat yang diberikannya tak hanya terbatas pada ketiga hal tersebut. Berikut ini adalah beberapa manfaat kolagen bagi tubuh.

 

1. Menjaga Kelembaban Kulit

Saat ini kolagen banyak ditemukan pada produk-produk kecantikan. Diva adalah salah satunya. Semua itu tak lepas dari manfaatnya yang memang sangat erat kaitannya dengan kulit. Kolagen mampu menjaga dan mengatur kelembaban kulit. Protein ini juga mampu mengencangkan kulit dan membuatnya terlihat muda dan cantik.

 

2. Memperlambat Penuaan

Penuaan memang tak dapat dihindari. Namun bukan berarti Anda tidak bisa memperlambatnya. Kolagen sendiri memiliki fungsi memperlambat penuaan dan mengurangi keriput. Jadi jika ingin terlihat awet muda, Anda cukup menjaga kandungan kolagen dalam tubuh. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi produk kecantikan Diva.

 

3. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat kolagen tak hanya terbatas pada kecantikan saja. Kolagen juga mampu menjaga sistem kekebalan tubuh. Jadi selain cantik, tubuh menjadi lebih tahan penyakit. Semua itu bisa terjadi dengan menjaga kandungan kolagen dalam tubuh. Melakukannya juga terasa mudah dengan bantuan produk kecantikan seperti Diva.

 

4. Menjaga Kesehatan Sendi

Tak melulu soal kulit, kolagen juga mampu menjaga kesehatan sendi. Bekerja sebagai pelumas bantalan sendiri dan meningkatkan mobilitas sendi. Tak hanya itu saja, kolagen juga mampu mengurangi peradangan yang menyebabkan nyeri sendiri.

 

Ada begitu banyak manfaat kolagen bagi tubuh. Selain keempat hal di atas, kolagen juga mampu memperlancar pencernaan, membantu mengontrol nafsu makan dan masih banyak lagi. Anda bisa memperoleh semua manfaat tersebut dengan mengonsumsi makanan seperti wortel, tomat, kentang, telur, teh hijau, kacang-kacangan, alpukat, salmon dan buah anggur. Namun jika Anda menginginkan kulit cantik tanpa takut gemuk, produk kecantikan Divajelas bisa menjadi jawaban yang tepat.

Advertisements

Atasi Rasa Lelah Saat Mudik dengan Tips Berikut Ini

Perjalanan jauh yang ditempuh saat mudik selalu meninggalkan lelah bagi para pelakunya. Meski menyenangkan, rasa lelah yang dialami bisa cukup serius. Bahkan tak jarang butuh satu hari penuh untuk memulihkan diri. Tak hanya tubuh saja yang lelah seusai menempuh perjalanan jauh. Kulit juga lelah dan terlihat kusam. Terkadang ada perasaan risih dan lengket. Kulit wajah yang kotor terkena debu dan polusi selama di perjalanan pun membuat wajah terasa tebal. Masalah seperti ini memang lazim dialami. Dengan tips berikut ini, rasa lelah pun bisa diatasi.

 

Mandi

Setelah menempuh perjalanan jauh, satu hal yang harus segera dilakukan untuk menyegarkan tubuh adalah mandi. Mandi terbukti ampuh menyegarkan tubuh dan mengusir lelah dalam waktu singkat. Rasa gerah dan lengket juga seakan sirna begitu saja. Selain itu, jangan lupa untuk membersihkan wajah dengan sabun wajah.

 

Pijat

Mendapatkan pijatan setelah menempuh perjalanan jauh bisa membuat otot-otot yang tadinya kaku menjadi lebih relaks. Pijatan di titik-titik yang tepat juga bisa membantu mengusir lelah dan membuat tubuh terasa ringan. Tak hanya pijatan di area tubuh saja, jangan lupakan juga pijatan di area wajah. Selain itu, pijatan seperti ini juga mampu mengusir stres.

 

Istirahat yang Cukup

Harus diakui, tidak ada cara yang lebih efektif untuk mengatasi lelah selain dengan beristirahat. Setelah perjalanan jauh yang melelahkan, Anda butuh istirahat yang cukup dan berkualitas. Tidurlah dengan durasi yang cukup. Dengan tidur inilah, energi yang tadinya terkuras bisa kembali seperti semula.

 

Minum Banyak Air

Dehidrasi kerap dialami oleh mereka yang menempuh perjalanan jauh, terlebih jika saat mudik Anda juga berpuasa. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, minumlah air putih yang banyak. Setidaknya, penuhi kebutuhan cairan tubuh Anda.

 

Kelelahan saat mudik memang bisa dipastikan. Karenanya, butuh kesiapan mental dan berbagai persiapan lainnya agar mudik berjalan dengan lancar dan kelelahan dapat diminimalisir. Bukan hanya dengan memilih kendaraan yang nyaman saja. Mengonsumsi suplemen Blackmores sebelum mudik juga bisa sangat membantu.

 

Pentingnya Mencukupi Kebutuhan Air Putih Saat Mudik

Sekitar 2/3 tubuh manusia terdiri dari cairan. Ini setara dengan 60-70% dari total berat tubuh manusia. Dengan angka setinggi itu, manusia membutuhkan asupan cairan yang tak sedikit. Setidaknya, butuh sekitar 8 gelas air putih sehari untuk menjaga kestabilan cairan dalam tubuh. Angka ini juga bisa berbeda sesuai dengan kondisi tubuh dan aktivitas tiap-tiap orang. Bagi Anda yang sedang mudik, kebutuhan cairan ini bisa lebih tinggi. Belum lagi jika Anda mudik di siang hari saat suhu memang sedang tinggi. Namun terlepas dari itu, air putih ternyata juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Berikut beberapa diantaranya.

 

Membantu Membersihkan Tubuh

Air putih yang Anda minum tak hanya membantu terhindar dari dehidrasi. Minuman ini juga mampu membersihkan tubuh dari bahan kimia yang ada di dalam butuh. Saat mudik, tubuh cenderung lebih sering terpapar polusi. Meski tak begitu berbahaya, ini bisa menjadi racun dalam tubuh. Namun dengan minum air putih yang cukup, racun yang masuk ke dalam tubuh ini bisa dibersihkan.

 

Membantu Mempertahankan Konsentrasi

Air putih memiliki fungsi mempertahankan konsentrasi. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat saat mudik. Selama dalam perjalanan, temperatur bisa cukup tinggi. Rasa lelah bisa membuat siapa pun melakukan kesalahan. Tentu ini bisa berbahaya jika Anda sedang berkendara. Untuk membantu mempertahankan konsentrasi, pastikan kebutuhan cairan Anda terpenuhi.

 

Detoksifikasi

Keringat yang mengucur saat mudik tak hanya membuat badan terasa gerah dan risih. Saat bercampur dengan bakteri, keringat juga menjadi bau. Berkeringat sebenarnya merupakan mekanisme tubuh dalam membuang racun. Jadi ini adalah pertanda baik. Tapi beda halnya jika Anda tidak mencukupi kebutuhan cairan. Mekanisme ini tentu akan terganggu. Racun yang seharusnya dikeluarkan juga sulit dikeluarkan secara alami.

 

Ada begitu banyak manfaat air putih bagi kesehatan. Dengannya, tak hanya dehidrasi saja yang bisa dihindari. Risiko gangguan kesehatan juga bisa ditekan dengan memenuhi kebutuhan cairan. Menambahkannya dengan suplemen akan memberi lebih banyak manfaat bagi tubuh. Suplemen juga baik untuk menjaga stamina selama mudik. Di sini, suplemen Blackmores jelas bisa diandalkan.

Di Usia Kehamilan Ini, Sebaiknya Ibu Hamil Jangan Mudik Terlebih Dahulu

Bulan Ramadhan sudah hampir berakhir. Hari kemenangan pun sudah menanti. Di hari yang istimewa ini, banyak dari masyarakat Indonesia yang memanfaatkannya dengan berkumpul bersama sanak saudara. Meski harus menempuh jarak jauh menuju ke kampung halaman, hal tersebut tak menjadi masalah. Tapi bagaimana dengan ibu hamil? Apakah masih baik-baik saja?

 

Larangan Ibu Hamil Untuk Menempuh Perjalanan Jauh

Perjalanan jauh saja sebenarnya sudah cukup memberatkan bagi mereka yang dalam kondisi prima, apalagi bagi ibu hamil. Selama masa kehamilan, sebenarnya ibu hamil lebih direkomendasikan untuk beristirahat di rumah saja. Aktivitas yang boleh dilakukan pun dibatasi dan harus memenuhi kebutuhan nutrisi termasuk minum susu ibu hamil secara teratur. Bagi ibu hamil, bepergian jauh adalah sesuatu hal yang cukup berisiko, terlebih jika usia kehamilan tersebut belum mencapai 14 minggu atau sudah lebih dari 28 minggu.

 

Pada 14 minggu pertama, ibu hamil umumnya masih sering merasa mual dan sering muntah. Kondisi seperti ini bisa semakin parah jika sang ibu juga memiliki masalah mabuk kendaraan. Pergi jauh dalam kondisi seperti ini tentu bisa berbahaya. Jika dalam perjalanan ibu sering muntah, ia bisa saja kekurangan cairan. Meski ada susu ibu hamil, kebutuhan nutrisi untuk janin pun tetap sulit untuk terpenuhi.

 

Usia kehamilan lebih dari 28 minggu juga sama. Sama-sama berisiko bagi ibu hamil untuk menempuh perjalanan jauh. Pada usia tersebut, perut biasanya sudah semakin besar. Pergerakan ibu menjadi semakin terbatas. Belum lagi jika harus berdesak-desakan dengan penumpang lainnya. Selain itu, selama masa kehamilan tersebut, kebutuhan nutrisi ibu hamil dan janin juga semakin tinggi.

 

Kapan Ibu Hamil Boleh Mudik

Ibu hamil hanya boleh menempuh perjalanan jauh atau mudik saat usia kehamilan berada di rentang 14 hingga 28 minggu. Pada usia tersebut, kondisi ibu dan janin relatif lebih stabil. Sang ibu tidak lagi sering merasa mual dan ingin muntah. Janin juga sudah cukup kuat dan perut pun tidak terlalu besar. Meski demikian, ibu hamil tetap harus berhati-hati.

 

Jangan sampai terlalu merasa lelah, selalu menghindari hal-hal yang bisa membahayakan ibu dan janin serta selalu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Di sini, peran susu ibu hamil cukup besar. Dengan bantuan susu hamil seperti susu Prenagen, tak sulit bagi ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Tips Mudik Bersama Si Kecil

Tak terasa bulan Ramadhan sudah hampir berakhir. Umat Islam pun bersiap menyambut hari kemenangan, Idul Fitri. Di Indonesia sendiri, hari istimewa ini kerap disambut dengan berkumpul bersama keluarga. Inilah yang membuat Idul Fitri sangat identik dengan tradisi mudik. Mungkin Anda juga sudah mempersiapkan ini jauh-jauh hari. Tapi saat si kecil ikut mudik, ada persiapan tambahan yang tak boleh diabaikan. Bahkan susu formula anakjuga harus dipersiapkan. Inilah tips mudik nyaman bersama si kecil.

 

Pesan Tiket Kendaraan Jauh-Jauh Hari

Jika Anda hendak menggunakan angkutan umum, sebaiknya pesan tiket kendaraan jauh-jauh hari. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kasus-kasus seperti kehabisan tiket, terlebih jika Anda hendak menggunakan kereta untuk sarana mudik. Untuk membeli tiket kereta sendiri, sebaiknya lakukan paling lambat 3 bulan sebelum hari keberangkatan. Jadi saat pemesanan tiket dibuka, segera manfaatkan waktu tersebut untuk memesan tiket kendaraan.

 

Persiapkan Kebutuhan Si Kecil Selama di Perjalanan

Apa saja yang dibutuhkan si kecil selama perjalanan, itulah yang perlu dipersiapkan. Umumnya kebutuhan si kecil ini meliputi baju cadangan sebanyak 5-6 stel, mainan atau buku favoritnya, kaos kaki, topi, jaket, selimut, toiletries, air mineral dan camilan. Ada kalanya Anda juga perlu mempersiapkan susu formula anak. Untuk itu, jangan lupa juga bawa termos kecil berisi air panas.

 

Ajak Si Kecil Bermain Saat Mulai Terlihat Bosan

Anak-anak biasanya mudah merasa bosan jika harus duduk lama di dalam kendaraan, terlebih jika tidak ada sesuatu yang bisa ia mainkan. Keinginannya untuk melakukan hal baru sangat tinggi. Karena itu, Anda harus tahu jika ia mulai merasa bosan. Biasanya, si kecil akan mulai rewel. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengajak si kecil bermain. Jika naik kendaraan yang cukup besar seperti kereta, Anda bisa mengajaknya jalan-jalan menyusuri gerbong kereta.

 

Mudik bersama si kecil bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus penuh tantangan. Orang tua memang harus sabar menghadapinya. Namun dengan persiapan yang matang, hal-hal yang tidak diharapkan bisa dihindari. Selain itu jangan lupa juga untuk tetap memberhatikan kebutuhan nutrisi si kecil. Membawa susu formula anak saat mudik jelas akan membantu. Meski demikian, pilihlah susu bergizi seimbang seperti susu Morinaga.

 

Mengonsumsi Suplemen Tambahan, Apakah Perlu?

Mungkin sebagian dari Anda ada yang rutin mengonsumsi suplemen tambahan. Iklan produk suplemen yang ditampilkan juga turut mendorong masyarakat untuk melakukannya. Segudang manfaat pun ditampilkan demi memikat pembeli, mulai dari manfaatnya dalam menjaga kesehatan tubuh, menjaga kebugaran, stamina dan masih banyak lagi. Pola pikir bahwa suplemen tambahan itu dibutuhkan untuk tubuh pun terus dibangun. Tapi muncul pertanyaan besar yang cukup mengganggu. Apakah kita perlu mengonsumsi suplemen tambahan?

 

Suplemen Tambahan Bukanlah Menu Harian

Harus dipahami bahwa suplemen tambahan bukanlah menu harian yang bisa dikonsumsi setiap hari. Sebenarnya, vitamin dan mineral yang terkandung dalam suplemen bisa diperoleh dari makanan pokok. Bahkan selama Anda mengonsumsi makanan sehat dan lengkap, kebutuhan ini sebenarnya sudah tercukupi.

 

Menambahkan suplemen tambahan dalam menu sehari-hari justru bisa memberi masalah. Hal ini berlaku jika pada dasarnya Anda tidak memiliki masalah kesehatan dan sudah memperoleh vitamin dan mineral yang cukup dari makanan pokok. Jika masih mengonsumsi suplemen tambahan, yang ada justru Anda akan kelebihan vitamin atau mineral yang terkandung dalam suplemen tersebut.

 

Mengonsumsi suplemen tambahan sebenarnya hanya diperbolehkan dalam kondisi dan waktu-waktu tertentu saja. Misalnya saja saat proses pemulihan dari sakit, saat mengalami stres atau depresi dan bagi Anda yang gemar merokok ataupun minum alkohol. Konsumsi suplemen tambahan di sini dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan vitamin atau mineral yang sulit dipenuhi hanya dari makanan pokok saja. Selain itu, suplemen tambahan juga lebih dianjurkan dikonsumsi saat tubuh menunjukkan gejala akan sakit.

 

Tips Memilih Suplemen Tambahan

Jika Anda memang membutuhkan suplemen tambahan, sebaiknya Anda tahu suplemen apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan memeriksa elektrolit darah. Dari sini Anda bisa mengetahui kandungan mineral apa saja yang ada dalam tubuh Anda. Berangkat dari sini pula, Anda bisa mengetahui mineral apa saja yang belum tercukupi. Memilih suplemen berkualitas harus selalu menjadi pertimbangan utama. Pilihlah suplemen yang telah teruji khasiatnya seperti Blackmores. Selain itu, suplemen yang satu ini juga tersedia dalam berbagai macam pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Kebiasaan Salah di Bulan Puasa Ini Justru Bisa Membuat Anda Semakin Gemuk

Bulan puasa adalah bulan suci sekaligus bulan yang paling dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Namun di samping itu semua, bulan ini juga kerap dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menurunkan berat badan. Diet di bulan puasa memang bukan hal baru. Melalui puasa, Anda bisa menekan konsumsi karbohidrat. Inilah yang dipercaya mampu menurunkan berat badan. Tapi perlu dipahami, tak semua orang sukses dengan rencana ini. Tentu saja, semua itu dipengaruhi oleh kebiasaan buruk saat puasa berikut ini.

 

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis

Buka puasa biasanya dimulai dengan mengonsumsi makanan dan minuman manis. Tak mengherankan, ada banyak penjual dadakan yang menjajakan camilan berbuka puasa di pinggir-pinggir jalan. Tapi jika Anda memang serius ingin diet di bulan puasa, jangan mudah tergoda dengan makanan manis dan mengonsumsinya terlalu banyak. Makanan dan minuman manis mengandung gula yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, ini bisa memicu penimbunan kalori.

 

Jangan Berbuka dengan Semangat Balas Dendam

Karena rasa lapar yang sudah ditahan selama 1 hari penuh, tak sedikit yang tak bisa mengontrol nafsu makannya. Momen berbuka pun dijadikan sebagai ajang balas dendam dengan mengonsumsi banyak makanan. Padahal, tujuan berbuka dengan minuman dan makanan manis adalah untuk mengembalikan tenaga dengan cepat dan membantu mengontrol agar Anda tidak terlalu berlebihan saat makan. Namun jika tidak ada kontrol, diet yang Anda jalankan dipastikan akan gagal total.

 

Jangan Langsung Tidur Selepas Santap Sahur

Setelah santap sahur, jangan langsung tidur. Kebiasaan seperti ini lebih seperti menimbun kalori dalam tubuh. Jika Anda memang sedang diet, lebih disarankan untuk tidak tidur setelah sahur. Daripada tidur, Anda bisa belajar atau mempersiapkan apa yang dibutuhkan untuk menjalani hari.

 

Kebiasaan malas bergerak saat berpuasa juga bisa menyebabkan penimbunan kalori dan lemak dalam tubuh. Alih-alih terbakar, kalori dan lemak tersebut justru tertimbun dengan baik. Selama berpuasa Anda tetap harus bergerak. Hanya saja, Anda memang harus bijak dan jangan boros tenaga. Untuk membantu diet Anda, Slim & Fitbisa jadi solusi.

 

Dalam Kondisi Inilah Anda Sebaiknya Mengonsumsi Suplemen Tambahan

Untuk membantu menjaga kondisi kesehatan, tak sedikit yang memilih untuk mengonsumsi suplemen tambahan secara rutin. Mengingat kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalamnya, suplemen memang bisa membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Akan tetapi perlu diingat. Kelebihan vitamin dan mineral juga bisa memicu gangguan kesehatan lain. Mengonsumsi suplemen tambahan pun ada aturannya sendiri. Memposisikannya sebagai makanan harian tentu kurang tepat. Karena sama seperti obat, suplemen tambahan hanya boleh dikonsumsi dalam kondisi tertentu saja.

 

Saat Masa Pemulihan

Selama masa pemulihan pasca operasi atau sakit yang cukup panjang, tubuh akan terasa lemas. Tubuh membutuhkan asupan vitamin dan mineral yang lebih tinggi untuk membantu mempercepat proses pemulihan. Tentu saja, hal seperti ini sulit dipenuhi hanya dari makanan pokok. Saat seperti inilah suplemen tambahan dibutuhkan. Meski demikian, setelah tubuh kembali prima, konsumsi suplemen hendaknya dikurangi atau bahkan dihilangkan dari daftar menu harian.

 

Saat Ada Masalah Pada Pola Makan

Idealnya, manusia butuh makan sebanyak 3 kali sehari. Makanan yang dikonsumsi juga harus lengkap mulai dari sumber kalori, vitamin, mineral dan nutrisi lainnya. Lauk, sayur dan buah juga harus selalu ada dalam menu harian. Jika tidak, kebutuhan nutrisi akan kurang. Tubuh pun menjadi lebih rentan terkena penyakit dan kurang prima. Agar terhindar dari situasi yang lebih buruk, dibutuhkan suplemen tambahan yang dapat melengkapi kebutuhan vitamin dai mineral sehari-hari.

 

Dalam Kondisi Stres atau Depresi

Kondisi stres atau depresi bisa mengacaukan pola makan penderitanya. Jika berlangsung untuk jangka waktu yang cukup lama, kondisi ini tentu bisa berbahaya. Agar kebutuhan vitamin dan mineral tetap terpenuhi, suplemen tambahan pun dibutuhkan.

 

Mereka yang memiliki gaya hidup yang kurang sehat seperti gemar merokok atau minum minuman beralkohol juga direkomendasikan untuk mengonsumsi suplemen tambahan. Akan tetapi, bukan berarti Anda bisa terus melanjutkan kebiasaan buruk seperti ini. Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat jelas lebih baik. Dengan cara ini, hidup pun akan terasa lebih menyenangkan dan berkualitas. Namun bagi Anda yang sedang mencari suplemen tambahan, ada baiknya untuk mempertimbangkan suplemen yang telah teruji seperti Blackmores.

Mencegah Penyakit Jantung dengan Mengontrol Kadar Kolesterol dalam Tubuh

Prestasi cemerlang, karier yang terus bertumbuh hingga hidup yang lebih bahagia, apa kunci untuk memperoleh itu semua? Sebagian besar orang tentu akan menjawabnya dengan kerja keras. Tapi tanpa tubuh yang sehat, apakah kerja keras saja bisa mewujudkan itu semua? Kesehatan sangatlah penting. Di era seperti sekarang ini, kesehatan seakan menjadi barang mewah. Berbagai penyakit bermunculan. Bahkan jumlah penderita penyakit jantung juga tak pernah surut. Kolesterol tinggi pun diyakini menjadi salah satu penyebabnya. Karena itu, menjaganya agar tetap seimbang pun diperlukan.

 

Menurunkan Kolesterol Jahat

Kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh. Hanya saja dalam jumlah yang rendah. Kadar LDL yang terlalu tinggi inilah yang kemudian disebut sebagai penyakit kolesterol. Menjaganya tetap berada di angka normal sangatlah penting. Anda bisa melakukannya dengan banyak mengonsumsi sayuran dan buah serta mengurangi makanan berlemak. Buah-buahan yang baik untuk menurunkan LDL ini bisa diidentifikasi dari warnanya yang gelap.

 

Beberapa kebiasaan buruk seperti merokok dan minum minuman beralkohol juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Konsumsi Nutrive Benecol juga bisa membantu menurunkan kolesterol jahat.

 

Meningkatkan Kolesterol Baik

Berbeda dengan kolesterol jahat, kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein) dibutuhkan dalam jumlah yang lebih besar. Kadar HDL yang normal inilah yang dapat membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh. HDL sendiri sebenarnya dibuat oleh tubuh, tepatnya oleh hati. Dengan menerapkan gaya hidup sehat, kadar kolesterol ini pun menjadi lebih seimbang. Makan sayur dan buah berwarna gelap juga bisa membantu meningkatkan HDL dalam tubuh.

 

Memiliki berat badan ideal juga bisa menekan risiko kolesterol. Karena itu, bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih sebaiknya segera turunkan berat badan dengan menerapkan diet sehat dan berolahraga secara rutin. Olahraga rutin juga membantu membakar kalori dan lemak di dalam tubuh. Dengan kata lain, olahraga ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Ditambah dengan mengonsumsi Nutrive Benecol, kadar kolesterol dalam tubuh pun menjadi lebih stabil.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑